Bandung- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan prajurit TNI Angkatan Udara. Atlet binaan Denma Korpasgat berhasil menunjukkan dominasinya dalam ajang Fighter Reborn Soul Of The Real Warriors VI Series yang digelar di GOR Progresif Sport Center, Kota Bandung, Sabtu (14/2/2026). Dalam kejuaraan tersebut, kontingen Denma Korpasgat sukses mengoleksi 9 medali emas dan 1 medali perak dari berbagai kelas yang dipertandingkan.
Capaian gemilang ini menjadi bukti nyata konsistensi Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) dalam membina kemampuan fisik, mental, dan profesionalisme prajuritnya, tidak hanya dalam tugas militer, tetapi juga di arena kompetisi olahraga bela diri.
Sejak awal pertandingan, para atlet Denma Korpasgat tampil percaya diri dan menunjukkan teknik bertanding yang matang. Disiplin latihan yang selama ini diterapkan mampu diterjemahkan menjadi performa yang solid di atas ring. Ketangguhan fisik, ketenangan dalam membaca permainan lawan, serta daya juang tinggi menjadi kunci kemenangan para prajurit dalam setiap laga.
Adapun perolehan medali emas diraih oleh:
- Prada Razi Al Gibran – Juara 1 Only Punch Newbie kelas 75 kg
- Prada Reyhan Mahadika – Juara 1 Stand Up Fight Newbie kelas 61 kg
- Prada Patrik Tasidjawa – Juara 1 Only Punch Newbie kelas 54 kg
- Prada Konstantinus Matakur – Juara 1 Only Punch Beginner kelas 58 kg
- Prada Muhammad Akbar – Juara 1 Only Punch Beginner kelas 73 kg
- Prada Gereon Kassius Aklen – Juara 1 Kick and Punch Newbie kelas 66 kg
- Prada Dave Samuel Pangely – Juara 1 Only Punch Newbie kelas 58 kg
- Prada Adam Nur Yoga Pratama – Juara 1 Kick and Punch Newbie kelas 66 kg
- Pratu Reynaldi – Juara 1 Kick and Punch Beginner kelas 60 kg
Sementara itu, Prada Alif Fajar Firmansyah berhasil meraih medali perak setelah menempati posisi Juara 2 pada kelas Kick and Punch Newbie 55 kg.
Keberhasilan ini tidak diraih secara instan. Para atlet menjalani program pembinaan yang terstruktur, mulai dari peningkatan kemampuan teknik, kekuatan fisik, ketahanan mental, hingga strategi bertanding. Latihan rutin yang dilaksanakan dengan disiplin tinggi menjadi fondasi utama dalam menghadapi kompetisi yang diikuti oleh berbagai atlet dari sejumlah daerah.
Komandan Denma Korpasgat menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan dedikasi para atlet yang telah membawa nama baik satuan di tingkat nasional. Ia menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil dari sinergi antara pembinaan yang berkelanjutan, semangat juang prajurit, serta dukungan penuh dari pimpinan satuan terhadap pengembangan potensi personel.
Menurutnya, olahraga bela diri tidak hanya menjadi ajang meraih prestasi, tetapi juga sarana membentuk karakter prajurit yang tangguh, disiplin, dan pantang menyerah. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan jati diri Korpasgat sebagai pasukan yang memiliki mobilitas tinggi, kesiapsiagaan, serta kemampuan fisik dan mental yang prima dalam setiap penugasan.
Kejuaraan Fighter Reborn Soul Of The Real Warriors sendiri dikenal sebagai salah satu ajang bergengsi yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari berbagai latar belakang, baik sipil maupun militer. Persaingan ketat dalam setiap kelas menjadi tantangan tersendiri, namun justru mampu memacu para atlet Denma Korpasgat untuk tampil maksimal.
Prestasi sembilan medali emas dan satu perak ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh prajurit Korpasgat untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga kebugaran, serta mengembangkan potensi diri di berbagai bidang. Ke depan, Denma Korpasgat berkomitmen untuk terus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Lebih dari sekadar kemenangan, keberhasilan ini mencerminkan semangat juang, loyalitas, dan profesionalisme prajurit Korpasgat dalam mengharumkan nama satuan, TNI Angkatan Udara, serta bangsa dan negara melalui jalur olahraga. (sumber: Penkorpasgat)

