PEKANBARU- beritaindonesia24jam.com -, Upaya memperkuat pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Provinsi Riau terus digelorakan melalui kolaborasi lintas sektor. Sebagai wujud komitmen tersebut, Ketua Umum Yayasan Jaga Riau Indonesia, Alan Pane, bersama jajaran pengurus, menggelar audiensi resmi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Riau pada Rabu (05/02/2026). Audiensi ini menjadi langkah strategis untuk membangun sinergi serta menjajaki kolaborasi berkelanjutan antara organisasi masyarakat sipil dan pemerintah daerah.
Pertemuan tersebut diterima langsung oleh Kepala Bidang Pengolahan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau, Wiwik Puji Rahayu, S.Pi., M.Si. Sejak awal, audiensi berlangsung dalam suasana yang hangat, terbuka, dan komunikatif, mencerminkan semangat kebersamaan dalam membangun sektor kelautan dan perikanan yang berdaya saing serta berkelanjutan.
Dalam forum dialog tersebut, kedua belah pihak secara aktif bertukar pandangan mengenai kondisi, tantangan, serta potensi besar sektor kelautan dan perikanan di Provinsi Riau. Pembahasan difokuskan pada berbagai peluang kerja sama strategis yang dapat dikembangkan, khususnya dalam mendukung pelaksanaan program-program pembangunan yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat pesisir dan pelaku usaha perikanan.
Ketua Umum Yayasan Jaga Riau Indonesia, Alan Pane, dalam pemaparannya menegaskan bahwa audiensi ini memiliki makna strategis dalam memperkuat posisi Yayasan Jaga Riau Indonesia sebagai mitra pemerintah daerah. Menurutnya, pembangunan sektor kelautan dan perikanan tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan kolaboratif antara pemerintah dan elemen masyarakat.
“Audiensi ini menjadi momentum penting bagi kami untuk mempertegas komitmen Yayasan Jaga Riau Indonesia sebagai mitra strategis Pemerintah Provinsi Riau, khususnya Dinas Kelautan dan Perikanan. Kami ingin terlibat aktif dan berkontribusi nyata dalam mendukung program-program pembangunan yang telah dirancang,” ujar Alan Pane.
Ia menambahkan, hasil audiensi tersebut menegaskan kesiapan Yayasan Jaga Riau Indonesia untuk berperan sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat, terutama dalam menjangkau kelompok-kelompok yang berada di wilayah pesisir dan sentra perikanan.
“Ke depan, kami siap berkolaborasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan untuk menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menjangkau dan melayani masyarakat. Peran ini kami pandang penting agar setiap program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di lapangan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Alan Pane menjelaskan bahwa bentuk kolaborasi yang diharapkan tidak hanya bersifat seremonial, melainkan menyentuh aspek teknis dan pemberdayaan yang berkelanjutan. Ia menyoroti pentingnya penguatan sektor perikanan sebagai salah satu pilar ekonomi daerah yang memiliki potensi besar namun masih membutuhkan pendampingan dan inovasi.
Program-program kolaboratif tersebut, kata Alan, dapat mencakup pemberdayaan nelayan, penguatan kapasitas pengolahan hasil perikanan, pengembangan UMKM berbasis perikanan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui penguatan ekonomi maritim yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengolahan DKP Provinsi Riau, Wiwik Puji Rahayu, menyambut baik inisiatif audiensi yang dilakukan oleh Yayasan Jaga Riau Indonesia. Ia menilai kehadiran organisasi masyarakat sipil yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan sektor kelautan dan perikanan merupakan mitra penting bagi pemerintah daerah.
Menurutnya, tantangan sektor kelautan dan perikanan saat ini tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi, tetapi juga menyangkut kualitas pengolahan, nilai tambah produk, akses pasar, serta keberlanjutan sumber daya kelautan.
“Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau sangat terbuka terhadap kolaborasi dengan berbagai pihak. Sinergi dengan Yayasan Jaga Riau Indonesia tentu menjadi energi positif dalam memperkuat implementasi program-program kami, terutama yang berkaitan langsung dengan masyarakat,” ungkap Wiwik Puji Rahayu.
Ia juga menekankan bahwa dukungan mitra strategis sangat dibutuhkan dalam upaya pendampingan masyarakat, sosialisasi kebijakan, serta penguatan kapasitas pelaku usaha perikanan dan UMKM agar mampu bersaing dan berkembang secara berkelanjutan.
Audiensi ini pun menjadi ruang awal untuk membangun kesepahaman bersama terkait arah kerja sama ke depan. Baik Yayasan Jaga Riau Indonesia maupun Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau sepakat bahwa komunikasi yang intensif dan kolaborasi yang terstruktur merupakan kunci dalam mendorong pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang inklusif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.
Dengan terlaksananya audiensi ini, terbuka harapan besar terbangunnya kemitraan strategis yang saling menguatkan antara Yayasan Jaga Riau Indonesia dan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau. Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat terwujudnya pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan, berkeadilan, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Riau.
Langkah awal ini sekaligus menegaskan komitmen bersama untuk menjadikan sektor kelautan dan perikanan sebagai motor penggerak ekonomi maritim daerah yang tangguh, berdaya saing, dan berpihak pada masa depan masyarakat pesisir Provinsi Riau.

