Trending

Perkuat Sinergi Pembangunan Perkebunan, Yayasan Jaga Riau Indonesia Gelar Audiensi dengan Dinas Perkebunan Provinsi Riau



PEKANBARU- beritaindonesia24jam.com -, Komitmen untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah kembali ditegaskan oleh Yayasan Jaga Riau Indonesia. Ketua Umum Yayasan Jaga Riau Indonesia, Alan Pane, bersama jajaran pengurus, melakukan audiensi resmi dengan Dinas Perkebunan Provinsi Riau pada Kamis (05/02). Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi kelembagaan guna mendukung program pembangunan sektor perkebunan yang berkelanjutan dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

Audiensi yang berlangsung di kantor Dinas Perkebunan Provinsi Riau tersebut disambut langsung oleh Kepala Bidang Produksi Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Vera Virgianti, S.Hut., MM, yang hadir mewakili Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Supriadi, S.Hut., MT. Sejak awal pertemuan, suasana dialog berlangsung hangat, terbuka, dan sarat semangat sinergi antar lembaga.

Dalam kesempatan tersebut, kedua belah pihak saling bertukar pandangan terkait kondisi dan tantangan sektor perkebunan di Provinsi Riau, sekaligus membahas peluang kolaborasi konkret yang dapat dijalankan bersama, khususnya dalam mendukung agenda pemerintah daerah.

Ketua Umum Yayasan Jaga Riau Indonesia, Alan Pane, dalam pemaparannya menegaskan bahwa Yayasan Jaga Riau Indonesia hadir bukan hanya sebagai mitra kritis, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan.

“Hasil audiensi hari ini menegaskan kesiapan Yayasan Jaga Riau Indonesia untuk mendukung program Pemerintah Provinsi Riau, khususnya melalui Dinas Perkebunan. Ke depan, kami siap berkolaborasi dan menjadi perpanjangan tangan pemerintah di tengah masyarakat,” ujar Alan Pane dengan penuh optimisme.

Ia menambahkan, sektor perkebunan memiliki peran vital dalam perekonomian Riau, tidak hanya sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga sebagai sumber penghidupan bagi jutaan masyarakat, terutama petani dan pekebun di wilayah pedesaan.

Oleh karena itu, Alan Pane menilai bahwa sinergi antara pemerintah dan organisasi masyarakat sipil menjadi kunci penting dalam memastikan setiap program pembangunan perkebunan dapat tepat sasaran, berkelanjutan, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap kolaborasi ini dapat memperkuat implementasi program-program perkebunan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Mulai dari pemberdayaan petani, peningkatan produktivitas dan kualitas hasil perkebunan, hingga edukasi pengelolaan perkebunan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Produksi Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Vera Virgianti, menyambut baik inisiatif audiensi yang digagas oleh Yayasan Jaga Riau Indonesia. Ia menilai kehadiran organisasi masyarakat yang memiliki komitmen kuat terhadap pembangunan daerah merupakan energi positif bagi Dinas Perkebunan dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Menurutnya, tantangan sektor perkebunan saat ini tidak hanya berkutat pada peningkatan produksi, tetapi juga menyangkut aspek keberlanjutan, keseimbangan lingkungan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di tingkat petani.

“Dinas Perkebunan Provinsi Riau tentu sangat terbuka terhadap kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Yayasan Jaga Riau Indonesia. Sinergi seperti ini sangat dibutuhkan untuk memastikan program pemerintah dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ungkap Vera Virgianti.

Ia juga menekankan pentingnya peran mitra strategis dalam membantu pemerintah melakukan pendampingan, sosialisasi kebijakan, serta penguatan kapasitas petani di lapangan, mengingat luasnya wilayah dan kompleksitas permasalahan perkebunan di Provinsi Riau.

Audiensi ini pun menjadi ruang awal untuk membangun kesepahaman bersama terkait potensi kerja sama ke depan, baik dalam bentuk pendampingan masyarakat, edukasi perkebunan berkelanjutan, maupun penguatan tata kelola sektor perkebunan yang lebih transparan dan akuntabel.

Dengan terlaksananya audiensi ini, Yayasan Jaga Riau Indonesia dan Dinas Perkebunan Provinsi Riau menyatakan komitmen bersama untuk terus menjalin komunikasi intensif dan membuka ruang kolaborasi yang konstruktif. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong pembangunan sektor perkebunan di Riau agar semakin inklusif, partisipatif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Langkah awal ini sekaligus menandai tekad bersama untuk menjadikan sektor perkebunan sebagai pilar pembangunan daerah yang tidak hanya kuat secara ekonomi, tetapi juga berkelanjutan secara sosial dan lingkungan demi masa depan Riau yang lebih baik.

Lebih baru Lebih lama